Pintu ruangan marketing di buka cukup kasar sehingga menimbulkan suara keras. "Dimana Mika? " Tanya Nic cukup keras. Bukannya menjawab para karyawan disana tampak kaget dengan kedatangan pemimpin perusahaan. "Dimana Mika? " Tanya Nic ulang. "Mika ada di... " Uki tidak melanjutkan ucapannya karena Mika ada di belakang Nic. Mika baru kembali dari toilet. "Mika ada di belakang bapak. " Lanjut Uki. Mendengar hal itu Nic langsung menoleh kebelakang. Mika sendiri kaget melihat Nic ada di ruangannya. "Kamu darimana? Kamu nggak apa-apa, kan? " Tampak kekhawatiran di wajah Nic. Dia melihat wajah Mika. Salah satu pipi Mika tampak merah. "Ini pasti sakit, kan? " Nic menyentuh pipi Mika yang merah. "Aku nggak apa-apa. " Mika menyingkirkan tangan Nic dari wajahnya. Semua mata yang ada

