"Dia itu beda sama cewek-cewek yang pernah aku kenal, " Kata Robi yang duduk di sebelah Nic. "Dia baik. Lembut. Sederhana. Pendiam. Kayaknya aku udah jatuh cinta sama dia. " "Bullshit." Timpal Bian. Nic, Bian, Genta, dan Robi berada di sebuah cafe. Tempat itu milik Genta yang kini sukses sebagai pengusaha cafe dan resto. "Aku serius, Bian." Robi menekankan. "Type kayak kamu yang sukanya pilih-pilih cewek, nggak mungkin suka sama cewek biasa." "Aku setuju sama Bian." Genta menyetujui. Nic yang ada diantara mereka hanya menyimak obrolan teman-temannya. Sekarang mereka sedang mendengarkan cerita Robi yang menyukai salah satu pegawai di kantor. Pegawai biasa, yang berpenampilan sederhana. Nic tidak tahu wanita seperti apa yang disukai sepupunya. Robi hanya bercerita jika dia meny

