Nic baru saja keluar dari lobby kantor. Langkahnya terhenti saat melihat Robi sedang mengobrol dengan Mika. Mereka tidak hanya berdua. Disekitar mereka banyak karyawan lain yang menunggu hujan reda. Sepertinya Robi serius menyukai Mika. Memikirkan hal itu, Nic jadi kesal sendiri. "Terima kasih, pak, tapi saya sudah bilang ke teman saya untuk ikut pulang bareng. " Tolak Mika. Robi menawarkan tumpangan untuk mengantarkan Mika pulang. "Oh, begitu. " Robi agak kecewa. "Kamu pulang bareng siapa? " "Bareng Dea sama mbak Uki." Terdengar suara klakson mobil. Sebuah mobil berwarna merah menyala berhenti didepan gedung. "Saya duluan, pak. Permisi. " Mika meninggalkan Robi kemudian masuk kedalam mobil Dea. Mika merasa lega saat bisa meninggalkan Robi. Mika sadar jika laki-laki itu terta

