BAB 33 OBSESI“Kurang ajar!” Kaisar segera berlari keluar dari ruang kerjanya. Manajer itu menuruni tangga dengan cepat, lalu masuk ke area dapur. Dia tertegun saat melihat kondisi ruangan masih sangat ramai. Di sana terdapat para crew service sedang bersiap-siap untuk membawa menu makan siang ke pabrik yang menjadi langganan katering. Beberapa orang menyapa Kaisar dengan ramah. Namun, wajah yang geram itu masih terus membidik tajam sasarannya. Dia menunggu hingga suasana agak sepi. “Pak Anton, kemarin siapa saja yang bertugas pagi di dapur?” tanya lelaki berkemeja putih itu. Sang kepala juru masak yang sedang memegang wajan besar tiba-tiba tersentak. Hampir saja wajan itu jatuh menimpa kakinya. “Kemarin pagi ada saya, Boy, Andi, dan siapa ya satu lagi?” Anton berpikir sejenak. Biasany

