Tyara membuka matanya menikmati pagi hari yang mendung di kota Amsterdam. Tyara bangkit dari tempat tidurnya, berjalan ke sofa tempat Henry tidur semalam. Henry sudah tidak ada di sofa, selimut yang dipakaikan Tyara untuk Henry semalam sudah dilipat dengan rapi. Tyara melihat ke arah meja makan, sarapan pagi sudah tersedia di meja makan dan sepertinya Henry sudah makan duluan. Tyara segera mandi, setelah mandi dia menikmati sarapan pagi di balkon sambil mengamati pemandangan di Kota Amsterdam. Pagi ini pepohonan dan jalan raya tampak basah, sepertinya hujan deras turun semalam. Tyara melamun melihat jalan raya yang basah, Tyara merasakan kerinduan... Ceklek! Terdengar suara pintu kamar dibuka, Tyara menengok dari balkon. Ternyata Henry, Henry mengemasi pakaian dan barang-barangnya. Tyara

