Pak Sandi menyetujui syarat yang diajukan Adrian. Membuat Adrian menempati posisi kedua di perusahaan setelah Mahendra. Kini mereka berdua berada di gedung yang sama. Adrian merekrut Sherly menjadi sekretaris barunya. Awalnya Mahendra sedikit marah, namun Vania menenangkannya. "Selamat pagi pak Mahendra." Sapa Adrian dengan sombongnya. "Selamat pagi pak Mahendra." Sherly juga ikut menyapa. "Selamat pagi, pak Adrian. Dan kamu, Sherly. Kamu pandai sekali mencari kesempatan." Ucap Adrian lalu pergi. Seketika itu Sherly sangat kesal. Seakan-akan Mahendra tidak pernah menginginkannya ada disana saat itu. "Buktikan padaku kalau kau bisa membuat Mahendra kembali padamu." Kata Adrian. Siang ini Vania kembali datang ke kantor. Dia sudah mendengar kalau posisi Mahendra dan Adrian sekarang sa

