Keisha turun dari lantai dua dengan kening berkerut. Pasalnya, rumah Kenzano saat ini sangat sepi. Tidak ada tanda-tanda kehadiran Kenzano maupun Renzano. Tadi pagi, Kenzano memang sempat mengatakan akan pergi sebentar untuk mengurus sesuatu, namun cowok itu tidak memberitahunya apa yang harus dia urus. Dia hanya tersenyum, membelai pipinya dan mencium keningnya. Itu saja. Keisha bahkan tidak menyangka kalau Kenzano akan menghilang sampai malam. Cowok itu pergi sejak sore dan tidak mengabarinya sampai detik ini. “Makan malam dulu, yuk, Kei,” kata Eve tiba-tiba, mengagetkan Keisha yang tanpa sadar berjalan ke arah meja makan. Cewek manis sepupu si kembar itu tersenyum ramah ke arahnya dan melambaikan tangan. Keisha berjalan ke arah meja makan dan mendekati Eve.

