Ayu's PoV Semenjak kepergian Kak Elang, aku sering mengalami mimpi buruk hingga bangun dengan tubuh berkeringat atau tetesan air mata. Dan kali ini aku sepertinya kembali bermimpi hingga terbangun dan mendapati Rakha berada di dekatku. Entah kenapa, lelaki itu tiba-tiba berubah pikiran dan memintaku untuk tidur di kasur. Tentu saja apa yang diucapkannya tak boleh dibantah. Aku pun menaiki ranjang yang sama dengannya dan memberikan jarak sesuai ucapannya. “Langsung tidur istirahat! Ingat, besok kamu sudah mulai menjalankan semua tugasmu sebagai istri. Banyak hal yang harus kamu lakukan.” “Iya.” Aku pun memejamkan mata, tak lagi mendengar suaranya lelaki itu. Aku tertidur begitu saja, dan begitu terbangun merasakan sesuatu melingkari tubuhku. Aku mengerjap-ngerjap, di kala menyadari b

