Rakha's PoV Aku hendak minum ke belakang, namun langkah kakiku terhenti ketika mendengar suaranya Ayu yang sedang duduk menundukkan kepala, dengan ponsel menempel pada telinganya. Kata-kata yang keluar dari mulut perempuan itu membuatku menganga tak percaya. Perempuan itu mendongak dan tatap mata kami bertemu. Sudut bibirku terangkat membentuk senyuman sinis. Dia punya tujuan lain menikah denganku? Tuh kan, aku bilang juga apa. "Bersikap sok baik dan lembut, karena butuh uang dari saya?" Perempuan itu menggelengkan kepala. Aku berdecak. Dia mengelak padahal sudah jelas-jelas aku mendengar kalimat yang keluar dari mulutnya barusan. "Belum dikasih uang sama suami katamu barusan, 'kan? Kalau udah kasih, mau langsung ditransfer?" Aku menatap lurus perempuan itu. "Disuruh orang tuamu buat

