Enam puluh lima

558 Words

Dikediaman Dimas, Manda sedang bolak-balik seperti seterika, dia tahu siapa wanita yang membuat kakak nya berteriak tadi. Dia Ema, tunangan kakaknya. Manda tau dari Dimas, dan sekarang Manda mengerti kakak iparnya itu sedang salah paham terhadapnya. Manda menyalahkan dirinya, Manda juga wanita jika ia berada diposisi Ema sekarang pun pasti Manda akan salah paham juga. Manda berkali-kali menelpon Ema tapi tidak ada jawaban dari kakak iparnya itu, Manda mendapatkan nomor Ema dari Dimas. Manda tidak menyerah ia tetap menelpon Ema sampai pukul 02.00 dini hari dengan harapan Ema akan menghidupkan ponselnya itu. Entah panggilan yang keberapa Manda tidak menghitungnya, akhirnya panggilannya diangkat oleh kakak iparnya. Manda tersenyum lega lalu mulai bicara dengan Ema, kakak iparnya. Sedangka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD