Key datang kembali ke Jakarta setelah kurang lebih satu bulan tinggal bersama orang tuanya, maksud dan tujuan Key pulang kejakarta adalah untuk mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya. Key sudah muak melihat Ema selalu disekitar Nial nya, menunggu abangnya membuatnya menjadi tidak tenang menjalani aktivitas kesehariannya. Sudah cukup ia menunggu gerakan dari abangnya yang tidak ada kemajuan sama sekali. Sekarang gilirannya untuk bertindak. Key sampai diapartemennya pakul 8 malam, ia tidak langsung istirahat ia hanya meletakan kopernya lalu pergi lagi. Disinilah Key sekarang, mengamati kantor Nial dari jauh. Tidak lama kemudian Nial keluar dari dalam gedung kantor seorang diri itu membuat Key menyunggingkan senyumnya. Untung saja Ema tidak bersama Nial jika tidak mood Key

