Melati dan Fahri terlihat mondar-mandir di depan sebuah klinik. Fahri akhirnya melarikan Sekar ke klinik terdekat ketika perempuan itu tiba-tiba pingsan tadi. “Yah, Tante Sekar bakal baik-baik aja, ‘kan?” tanya Melati, tak sabar menunggu. Fahri menatap Melati dengan pandangan menenangkan, agar gadis kecilnya itu sedikit tenang. “Iya, Sayang. Tante Sekar pasti bakalan baik-baik aja.” Melati mengangguk, meski raut khawatir masih terlihat di wajahnya. Kedua ayah dan anak itu lantas memandang ke arah yang sama ketika suster keluar dari ruang pemeriksaan, di mana Sekar sedang ditangani. “Keluarga Ibu Sekar,” panggil suster tersebut. Fahri menatap Melati yang juga memandangnya. Keduanya bergegas mendekati suster. “Iya, Sus. Kami keluarganya,” jawab Fahri. “Silakan masuk, Pak. Dokter Hana

