Bukan Kabar Bahagia

1186 Words

Ruangan CEO yang kini ditempati Gayatri begitu sunyi, sesunyi hatinya. Keheningan tercipta sepeninggal Dirga dari sana. Inilah rasa paling menyakitkan yang dia rasa sepanjang hidupnya. Tidak pernah mengira rumah tangga yang selalu dia banggakan harus berakhir dengan cara seperti ini. Wanita itu berdiri, tampak koper Dirga masih teronggok di sana. Betapa tersiksanya Dirga tidur di ruangan ini. Jangan bayangkan ruangan CEO dengan segala kemewahannya, ini hanyalah sebuah ruangan dengan satu meja dan set Sofa yang sederhana dilengkapi lemari es ukuran mini dan dispenser. Namanya juga kantor yang berlokasi di area pabrik. Ketukan pintu terdengar bersamaan dengan panggilan Dennisa, mungkin mantan sekretaris Dirga itu hendak pamitan. Gayatri berjalan untuk membuka kunci, wajah cemas Dennisa ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD