"Untuk seseorang yang terpisah jarak dan waktu, mendoakan adalah cara terbaikku menyampaikan rindu." —Zirena Nameera Ahmad— *** Zirena benar-benar melanjutkan usaha kue milik sang ibu. Semua hal dikerjakan olehnya seorang. Menenggelamkan diri dalam kesibukan, demi menghalau perasaan hampa yang bersarang sejauh ini di hati. Tidak mengacuhkan tubuhnya yang hampir menggapai batas lelah selama sebulan lebih. Lalu, sore itu akhirnya badan Zirena berontak. Menuntut istirahat dengan mengirimkan sinyal-sinyal rasa sakit. Pusing berlebih menyerangnya tatkala beranjak menuju ruang depan. Hingga lamat-lamat penglihatannya kabur dan seketika dia jatuh tersungkur di atas lantai. Terima kasih untuk bosnya yang datang tepat waktu. Dia akan mengucapkan kalimat itu secara langsung, nanti setelah pembi

