Chapter 38

1254 Words

"Pak?" Alvero mengerjapkan matanya ketika Rania memanggilnya. Wanita yang bernama Zian hanya menatap Alvero dengan tenang, Alvero masih belum percaya wanita di hadapannya adalah orang lain. "Ah, ya. Maafkan saya, silahkan duduk." Ucap Alvero kaku. Zian duduk di sofa panjang dan Alvero duduk di single sofa di sampingnya. Mereka hanya terdiam, terlebih Zian hanya memperhatikan sekelilingnya berbeda dengan Alvero yang masih menatap Zian dengan bingung. Alvero yakin, wanita di depannya ini adalah Resya. Walaupun Alvero bisa melihat perbedaan antara Resya dengan Zian, Zian terlihat sangat dingin dan datar tidak tersentuh. Berbeda dengan Resya yang selalu menampilkan kehangatannya, dan Alvero hanya bisa berharap bahwa wanita di depannya ini adalah Resya. Ya, berharap. Setelah Rania menaruh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD