Revino memukul Alvero tepat di pipi sebelah kanannya dengan tenaga yang kuat membuat Alvero jatuh tersungkur ke lantai. Revino sudah akan memukul Alvero kembali dan suara ayahnya membuatnya mengepalkan tangannya di udara. "Lo," ucap Revino pelan. "Lo ga pernah puas! Lo ga pernah puas buat ade gue menderita! Sekarang apa yang lo lakuin? Apa yang lo lakuin sampe Resya kaya gini!" Revino mencengkram kerah baju Alvero, Alvero yang sudah pasrah hanya menatap Revino dengan mata sayu. "Lo tau, susah buat gue jagain dia! Dan sekarang lo buat gue semakin benci sama lo," ucap Revino dengan nada pelan penuh kesedihan dan kemarahan. Seorang dokter keluar dari ruangan tempat Resya ditangani, Revino langsung berdiri meninggalkan Alvero. "Gimana keadaannya dok?" "Untungnya kalian cepat membawanya

