Chapter 25

1344 Words

Alvero menunggu balasan Resya dengan gugup. Beberapa kali dia hanya jalan mondar-mandir di dalam kamarnya dengan satu tangan memegang ponsel dan satunya lagi menopang dagu. Alvero terkejut ketika ponselnya berbunyi lalu segera mengangkatnya. "Alvero," terdengar suara isak tangis Resya yang membuat hati Alvero tercubit. "Jemput gue," Tidak perlu untuk diberitahu dua kali, Alvero segera mengambil kunci mobilnya lalu berjalan keluar kamar menghiraukan tatapan bingung mamanya. "Lo dimana?" Ucap Alvero cepat setelah masuk ke mobil. "Gu-gue disekitar cafe deket kampus," "Tunggu disana, jangan kemana-mana." Alvero segera memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Melihat ke arah cafe yang dimaksud Resya dan tidak sengaja tatapannya jatuh kepada mobil Revino, terlihat Revino yang akan memasu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD