Resya kembali dengan membawa sebuah salep dan duduk disamping Alvero. Alvero tidak bisa melepaskan pandangannya dari Resya apalagi sekarang mereka duduk lumayan dekat. 'Gue kangen banget' lirih Alvero dalam hati. Resya menggenggam tangan Alvero yang memerah, rasanya sakit melihat tangan Alvero yang seperti ini. "Udah lu bersihin?" Tanya Resya sembari mendongak melihat Alvero. Alvero menganggukan kepalanya. Resya dengan hati-hati mengoleskan salep tersebut, Alvero merasa tangannya menjadi dingin karna salep tersebut. Beberapa menit kemudian, Resya sudah selesai mengobatinya. Resya membawa salep tersebut ke tempatnya lalu kembali duduk di samping Alvero. "Mau ngomong apa?" Ucap Resya. Alvero terus terdiam menatap Resya tanpa berkedip, Resya yang diperhatikan secara intens seperti itu

