Bab 18

4253 Words

“Apa seperti ini budaya modern yang kamu dapatkan, Semesta? Ndak punya unggah-ungguh, ndak punya malu, ndak punya tata krama. Di saat Ibu ada tamu kamu main pergi meninggalkan rumah? Pergi meninggalkan tempat makan? Lari seperti seorang pengecut. Kabur seperti seorang penakut. Ke mana, hah? Ke tempat Pilar? Mencari perlindungan pada seseorang yang bahkan ndak memberi pengaruh baik padamu? Kamu mau jadi apa? Sudah rambut pendek, kelakukan seperti seorang pecundang, kerjaanmu hanya bisa menghambur-hamburkan duit, belanja barang-barang ndak penting! Seharusnya kamu malu menjadi perempuan! Seharusnya kamu malu menjadi manusia! Kamu itu ndak berguna apa-apa, Semesta! Kamu ndak memiliki kelebihan yang bisa kamu banggakan selain pergaulan bebasmu! Kamu sudah dewasa! Bukan anak kemarin sore! Buka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD