Chapter 34

1131 Words

Lavender tidak pernah tahu kalau saling bergenggaman tangan seperti ini dengan Elijah bisa sangat mendebarkan hatinya. Sungguh, dia yakin jika jantungnya terus berdegup sangat kencang seperti ini, mungkin lama-lama Elijah bisa mendengarnya dengan jelas. Apalagi ditambah penampilan Elijah yang sangat tampan malam ini. Oh, Tuhan memberkati jiwa Lavender sekarang. “Bagaimana wawancaranya?” tanya Elijah sambil tetap menatap genggaman tangan mereka. Ibu jarinya mengusap-usap punggung tangan Lavender. Gerakannya sangat ringan namun berhasil membuat Lavender ketar-ketir di tempatnya sendiri. “Semua orang menanyakan itu padau.” Lavender berucap dengan tawa di ujung kalimatnya. Lalu, dia melanjutkan ucapannya sambil mengangguk. “Semuaanya berjalan lancar.” Elijah kini menoleh pada Lavender yaang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD