Chapter 22

1002 Words

"Ky, ini gak bisa ditunda ya tanggal perilisan novelnya?" Sudah beberapa kali aku melirik tanggal di kalender yang sedang berada di genggaman ku.  "Kenapa?" Kayaknya Ricky sudah malas berdebat denganku. Makanya dia langsung to the point tanya alasan. "Gue mau ngelamar Mas Gavin di tanggal itu." "Masih waras lu?" Aku memicingkan mataku, "Kenapa? Masih waras kok." "Periksa ke dokter jiwa dulu coba Zel." "Apaan? Ngapain? Gue masih waras kok." "Gue tahu lu cinta. Tapi jangan kayak gini juga lah." Ricky menggeleng-gelengkan kepalanya sembari bergumam enggak jelas yang intinya isinya itu ngatain aku udah gila. "Ky..." "Kenapa?" Entah kenapa pemikiran random yang ada di kepalaku ingin menanyakan hal ini kepada Ricky.  "Lu pernah suka sama gue gak?" Padahal niatku hanya bercanda, te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD