Chapter 23

781 Words

Sedari tadi aku hanya membaca beberapa artikel yang lewat di beranda salah satu aplikasi portal berita populer di Indonesia. Dari berita yang masuk akal sampai enggak ada akalnya pun aku baca saking gabutnya. Tapi, ada beberapa berita sih yang sempat buat aku tercengang. Ini lagi viral ya habis keluar dari penjara terus disambut meriah? Bingung aku tuh. Sekarang aku lagi duduk cantik di apartemennya Ricky. Saking nikmatnya jadi pengangguran, tempat Ricky selalu berhasil jadi sasaran empuk untuk melampiaskan kegabutan.  Sekalian mau berusaha meluruskan perihal pernyataan tiba-tibanya Ricky. "Ky..." "Apa?" "Kok lu banyak diem sih, gak ngomel kayak biasanya?" "Males ngomel." Aku pun merasa suasana saat ini sedikit canggung. Sudah lama aku tidak merasa canggung kayak gini sama Ricky.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD