Chapter 24

1017 Words

"Zel." Aku langsung menengok ke arah sumber suara. Tumben banget Mas Gavin ngajak ngobrol duluan. "Kenapa Mas? Kok belum kerja?" Tanyaku saat melihat Mas Gavin masih belum berganti pakaian. "Hari ini libur." "Kok libur Mas?" Mas Gavin mengangkat bahunya, "Lagi pengen aja." "Mas kok enggak bilang dari kemarin-kemarin sih?" "Kenapa?" "Sayang banget soalnya Ricky ngajak jalan. Aku iyain." "Oh." Ini beneran oh doang? "Batalin aja." "Kayaknya enggak bisa deh, Mas." "Kenapa?" "Aku sudah janji." "Ya sudah. Saya ikut." Aku terdiam sejenak, "Mas mau ikut?" Mas Gavin menganggukan kepalanya, "Iya. Kenapa? Enggak boleh?" "Bukannya enggak boleh sih Mas, tapi entar enggak sampai adu jotos kan?" "Asal kamu gak ada niat kawin lari aja sama dia." "Mas. Kalau misalnya nih setelah hiberna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD