Chapter 27

968 Words

Jika tahu persiapan menikah akan serumit ini, mungkin aku akan berpikir ulang sebelum dengan konyolnya menyetujui lamaran paling tidak romantisnya Mas Gavin. "Mas, kamu tuh aktif dikit kenapa sih. Capek aku tuh siapin ini itu sendirian." Mas Gavin mengusap puncak rambutku, "Saya percaya sama kamu. Sekalian kamu olahraga jalan, keringatan, terus kurusan tanpa perlu menyiksa diri dengan enggak makan. Tidak perlu diet-dietan lagi." Aku memukul lengan Mas Gavin dengan cukup keras, "Kamu senang banget ya Mas nyiksa aku. Mana minta tanggal nikah cepat-cepat lagi. Memang kamu pikir menyiapkan pernikahan tuh gampang. Kamu tuh aneh banget tau enggak? Dulu aja misuh-misuh tiap kali aku nyinggung pernikahan, sekarang kayak kebelet kawin." Mas Gavin tersenyum cukup lebar. Sepertinya dia benar-bena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD