Chapter 26

779 Words

Aku sedikit sebal apabila mengingat-ingat kembali peristiwa kemarin. Aku pikir lamaran mendadak yang dilakukan oleh Mas Gavin itu hanya candaan semata. Setidaknya niatnya memang benar, tetapi lamarannya enggak kayak gitu.  Tak disangka Mas Gavin benar-benar melamarku dengan sesederhana itu. Aku juga belum bilang sama sekali dengan keluargaku mengenai rencana kedatangan Mas Gavin. Alhasil, karena kemarin aku bangun kesiangan, Mas Gavin beserta keluarganya datang dengan tampilan rapi. Sedangkan aku masih dengan baju tidur dan muka khas baru bangun tidur. Tolong jangan dibayangkan betapa malunya aku saat itu apalagi di depan keluarganya Mas Gavin. Sebenarnya tepat sekali kedatangan Mas Gavin dan keluarganya itu, karena kemarin aku dan keluargaku memang sedang berada di rumah. Coba jika ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD