Pagi hari yang cerah itu, keluarga cemara sudah berkumpul di ruang keluarga. Papa dan anak itu sedang fokus bermain dengan mobil-mobilan yang dibelikan oleh Khalif kemarin. Tentu saja anak itu begitu gembira, karena bukan hanya mainannya saja yang ia dapatkan tapi teman bermain. Biasanya dia hanya bermain seorang diri karena Namira sibuk mengerjakan hal lain. tapi sesekali dia ikut nimbrung obrolan Kalandra kepada mainan-mainannya. "Papa, mobilnya rodanya copot. Ini rusak papa." adu Kalandra kepada sang papa ketika mereka sedang asyik main mobil-mobilan. "Sini sayang biar papa benerin." Ujarnya lalu mengambil alih mobil yang rodanya copot itu. Khalif pun memperbaikinya dengan cepat. "Wah, Papa hebat. Thanks papa." ucap Kal dengan senyum bangganya pada sang ayah. padahal Khalif hanya me

