SINTA "Bagaimana? Kamu sudah mendapatkan semua informasi tentang Ari?" Aku melirik ibu yang langsung bertanya begitu melihat wujudku memasuki rumah ini. "Belum semua." "Kok bisa? Padahal kamu cukup lama di sana." Aku mengambil duduk di sofa. "Kalau hanya nama panjang dan tanggal lahir aku dapat, Bu. Tapi tempat lahir, nama orangtua, dan weton, aku tidak berhasil mendapatkannya." Ibu berdecih. "Kenapa begitu? Padahal kan sudah bisa ngobrol bareng. Ibu tadi mengintip dari jarak jauh, Nura bisa bicara dengan baik sama kamu." "Iya, kami memang bisa mengobrol dengan baik. Hanya masalahnya, Nura sendiri tidak tau tempat lahir Ari, nama orangtua Ari, apalagi weton Ari." Ibu menghela nafas berat. "Jadi kita sudah gagal ya?" "Coba saja kita datangi Mbah Rajiman dan tanya apakah ada syarat

