"Lu-" Dion benar-benar terkejut sampai tak bisa berkata-kata. Glenn terdiam membisu. "Kejar jangan sampai lolos!" "Tangkap pencopetnya!" "Seret dia ke kantor polisi!" Dion kembali menatap Glenn, "Kita selesain ini nanti," ucapnya memburu kemudian menarik cepat tangan Glenn bersembunyi di balik semak-semak. Ia tahu gerombolan massa masih mengejar Glenn. "Jangan keluar, sebelum gue kembali," titah Dion. Glenn hanya bisa mengangguk, dan menatap punggung Dion yang kian menjauh. Dion mendekati gerombolan massa yang jumlahnya lebih dari 10 orang. Diantara mereka ada yang membawa senjata, salah satunya bambu runcing. "Ini, kan tas saya," ucap ibu-ibu itu menunjuk tas yang dipegang Dion. Dion tersenyum tipis, lalu mengembalikan tasnya. "Alhamdulillah, akhirnya bisa kembali. Terima

