PART 157 - AKSI

1054 Words

"Hemhh," Mira menghela nafas kasar, menatap Mario yang masih setia memejamkan mata di atas bangsal. "Mar, bangun dong. Lu tega banget ninggalin gue sendiri," Mira meraih tangan Mario yang sedikit hangat. "Lu ga kangen sama gue?" "Musuh abadi lo yang paling cantik." "Lu beneran ga kangen, Mar?" "Gue janji deh, ga bakal bikin lu jengkel terus. Itu gue janjinya kalo lagi mood ya, kalo lagi ga mood, ga tau deh. Ga janji kayaknya," ucap Mira plin-plan. "Soalnya kan lu nyebelin." "Tapi pas lu lagi kek gini hati gue jadi amburadul anjir, kayak baju ga pernah disetrika. Kayak sendal kehilangan pasangannya, kayak koyo ketabur pasir, kayak …" tiba-tiba otak Mira pending, "Kayak apa lagi ya?" "Ya … pokoknya kayak gitu dah." "Mar bangun dong. Jangan tidur mulu elah … Bangun dong, kita bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD