"Apa jangan-jangan trolinya tertukar," ucap Dion bingung, "Perasaan bener yang ini." "Diooon," panggil Sena girang. Pulang-pulang dari rak makanan, Sena membawa banyak cemilan. "Hah, ternyata Sena," ucap Dion mengusap-usap dadanya lega. Ia kira trolinya tertukar. Untunglah bukan. "Kamu ngapain Sena? Astaga. Aku panik, kirain ini troli orang lain." "Hehehe," Sena terkekeh. Kemudian berjalan ke arah troli, "Sena abis jajan …" ucapnya meletakan semua makanan kesukaannya di dalam troli. "Tadi Sena liat rak makanan, terus Sena liat enak-enak, jadi Sena ambil deh. karena Sena bingung pilih yang mana. Jadi Sena ambil semuanya aja, hehe," ucap Sena polos. Kalau sudah begini, Dion mana bisa marah. "Yaudah gapapa. Yuk kita cari belanjaan lagi." "Hayuk," Sena mengangguk semangat, kemudian m

