Memendam Rasa

1060 Words

Xavier kini berada di bandara, untuk menjemput Naila dan Eric yang pulang dari Solo. Dia sudah menunggu selama lima menit di sana, dan sekarang Xavier bisa melihat dua sosok manusia yang sedang dia tunggu. Xavier melambaikan tangan, memberitahukan kehadirannya pada sepasang adik kakak tersebut. "Hanya kalian berdua saja? Irfan tidak pulang?" Xavier bertanya setelah Naila dan Eric berada di hadapannya. "Irfan akan pulang bareng dengan Papa dan Mama minggu depan, Om." Eric menjawab. Kepala Xavier bergerak mengangguk saat mendengar itu. "Ayo kita pergi. Kalian pasti lelah dan butuh istirahat," ujar Xavier. Mereka keluar dari area bandara lalu mendekat pada mobil hitam mewah milik Xavier. Naila mulanya hendak duduk di bangku belakang dengan Eric, namun Xavier malah menyuruhnya duduk di depa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD