32. Perburuan

1300 Words

Kabut tipis masih menggantung rendah ketika hutan perburuan Ebrath terbangun. Embun masih menempel di rerumputan muda, memantulkan cahaya pucat fajar yang baru mengintip di balik pepohonan tinggi. Udara musim semi terasa dingin dan basah, membawa napas tanah yang baru terjaga. Terompet perburuan ditiup satu kali, pendek dan tegas, menandai dimulainya ritual yang jauh lebih tua daripada para bangsawan yang hadir pagi itu. “Di mana Ayah?” tanya Liora pelan ketika Elira membantu mengencangkan pakaian berburunya. “Marquis masih di ruang ganti,” jawab Elira singkat. Liora segera melangkah keluar, bertepatan dengan Kael Thornhart baru saja muncul dari ruang ganti. Tanpa berkata apa-apa, Liora meraih bunga-bunga liar yang ia petik semalam, yang menemani mereka tidur, lalu menyematkan separuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD