Berada di rumah Lia, Zidan menunggu di ruang tamu sembari berbincang bersama Ibunya Lia. "Nak Zidan tinggal di mana? Kok Ibu gak pernah lihat? Padahal kemarin ada acara di rumahmu," tanya Ibu Lia. "Oh, saya punya rumah yang dekat dari perusahaan langsung, Tante. Jadi gak repot-repot, kebetulan juga sibuk jadi gak pernah pulang, he he he," jawab Zidan. "Wah sekarang dah jadi pebisnis sukses yah, Nak?" "Iyah, Bu," jawabnya tersenyum. Tak lama kemudian Lia pun datang sembari membawa nampan yang di atasnya ada minuman hangat serta beberapa kue. Ibunya Lia sadar suasana, dirinya pun pamit untuk keluar sebentar karena kebetulan ada urusan lain, sementara Zidan, dia senang bukan main, akhirnya ... dia dapat berduaan dan membicarakan banyak hal bersama Lia, terutama hubungan mereka. "Lia, s

