Sebuah masa lalu harus terungkap sekarang, bahwa Arnold meninggalkan Rifa saat ia pasrah karena tak memiliki anak dari istrinya. "Sampai kapan? Aku butuh penerus, Rifa!" "Bersabarlah, kita harus berusaha dan berdoa, Arnold," balas Rifa. "Maaf, aku tak bisa bersabar lagi, dan kita harus bercerai!" Rifa tersenyum lirih, air matanya terbendung di pelupuk mata dan akhirnya menitik juga. Hari berlanjut, perceraian tak dapat terbantahkan karena sang suami telah menalak istrinya, Rifa hanya pasrah karena ucapan tersebut telah terlontarkan. Seminggu setelah kejadian, ada hal yang mengejutkan baru diketahui oleh Rifa, bahwa dirinya hamil. Yah, sebelum perceraian tiba, dua minggu lalu-lalunya, mereka sempat melakukan hubungan istri, dan sekarang ... terbuktilah hasilnya, bahwa umur janinnya 3

