57

1001 Words

Zidan dan Azerlia menuju rumah Rycca, dan hanya Bumi, Quinna, dan Vant di rumah mereka. Ina telah tertidur, sementara Bumi dan Vant sedang berbicara di ruang tamu. "Gue mutusin buat pacaran sama Ina, Bumi." Bumi mengembuskan napas, ini pilihan sulit, untuk dirinya ... dia setuju tapi untuk orang tuanya? Mungkin belum mengizinkan mereka untuk memulai hubungan tersebut. "Entahlah ... gue harap lo diam-diam aja sama Ina dan jangan sampai ortuku tau, Vant." "Yosh, mulai tadi, gue udah nembak Ina dan dia terima." Vant menunjukkan senyum mengembangnya, Bumi tak menyangka jika secepat itu, tetapi biarlah, toh, hanya pacaran saja dan Bumi yakin jika Vant akan melindungi adiknya. Di kamar tadi, sewaktu Ina bersandar di d**a Vant, gadis tersebut benar-benar senang dengan posisi mereka. Vant pun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD