"Halo, Andira. Hari ini saya tidak ke kantor, jadi saya handle semuanya ke kamu, yah." Di seberang sana Andira mengangguk, sepertinya hari ini dia akan lembur. "Baik, Tuan," balasnya dan terputuslah telepon. "Heuft, semangat!" Kembali ke Zidan, pria tersebut dilarang oleh Lia untuk ke kantor karena dirinya ingin bermanja-manja dengan sang suami. Ngomong-ngomong, sudah 5 bulan Devan tak pernah mengunjunginya atau memberinya kabar sama sekali, sebagai seorang sahabat tentunya Zidan akan mencari keberadaan pria tersebut. Ketika ia menelepon, untunglah Devan mengangkatnya. "Ke mana aja, lo? Gak pernah nongol atau ke rumah gue?" ( zidan ) "Maaf, gue sibuk banget akhir-akhir ini, kepala gue serasa mau botak, ha ha ha." ( devan ) "Lo terlalu hard working, bro. Santai aja lah kek gue. Sebe

