Sesekali Clarisa yang menyamar sebagai petugas kebersihan itu menatap ke arah anak tangga. Gerakkan tangannya menyapu tidak beraturan, karena tidak berfokus. "Hey!" Hampir saja sapu yang berada di tangan Clarisa melompat saat sebuah suara tiba-tiba mengagetkannya. Seketika Clarisa menoleh ke arah lelaki bertubuh tinggi besar yang menatap ke arahnya. Jantung Clarisa berdegup sangat kencang, takut jika lelaki yang berada di hadapannya mengetahui penyamarannya. "Lihatlah, bagaimana bisa kamu lolos untuk bekerja di sini. Pekerjaan yang ringan saja kamu tidak bisa melakukan!" decih lelaki itu menatap pada lantai yang masih kotor lalu pada Clarisa dengan wajah kesal. Clarisa tergeragap, segera ia mencari lantai kotor yang lelaki bertubuh besar itu katakan. Dengan cepat Clarisa segera menyap

