BAB 32

1033 Words

Mac menatap pada deretan pesan yang Liliana kirimkan pada ponselnya. Hari ini Gadis itu meminta Mac untuk mengantarkannya ke sebuah restoran yang cukup ternama di kota Los Angles. Mac hanya terdiam, deretan aksara yang sudah tertulis untuk membalas pesan Liliana terhapus kembali. Entah apa kini yang ada di dalam benak Mac. Lelaki itu terlihat sangat ragu. "Mac!" Suara panggilan dari arah pintu mengalihkan tatapan Mac ke arah sumber suara. Wanita bertubuh subur itu membawa secangkir s**u hangat berjalan ke arah Mac yang tengah duduk di teras rumah. Mac mengalihkan tatapannya ke arah jendela kamar Clarisa yang nampak dari depan teras rumahnya, berharap jika gadis itu akan melihatnya saat ini. "Bagiamana dengan Clarisa, apakah dia baik-baik saja?" tanya Nyonya Hana yang menjatuhkan tubu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD