BAB 23

1064 Words

Clarisa ketakutan, ia menarik pergelangan tangan Mac. "Sudah Mac, untuk apa kamu bertengkar dengan dia!" bisik Clarisa. Sesekali ekor matanya melirik pada Jonatan yang menjatuhkan tatapan nyalang pada Mac. "Tapi mereka sudah mendapatkan hukumannya, Clarisa," balas Mac dengan nada berbisik. "Siapa kamu berani ikut campur dalam urusanku? Apakah kamu tidak tau siapa aku?" sentak Jonatan. "Aku memang tidak memiliki urusan apapun. Hanya saja, mereka sudah mendapatkan balasan atas semua perbuatannya. Jadi ...!" "Tutup mulutmu! Banyak omong!" Sebuah bogem hendak melayang bebas. Sebuah teriakan nyaring menghentikan gerakan tangan itu. "Stop, Jo!" teriak Liliana. "Berhenti, sudah cukup!" Wajah ayu itu berubah ketakutan, menatap lelaki yang berdiri di hadapannya. "Sayang, tapi dia ...!" Jonat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD