Clarisa tercengang, melihat Mac sedang duduk bersama Liliana. Hampir saja tubuh gadis itu limbung dan terjatuh. Pemandangan yang berada di hadapannya seketika membuat runtuh istana cinta yang selama ini Clarisa bangun di dalam hatinya. "Nona, Nona!" Seorang pelayan wanita menggerakkan telapak tangannya di depan wajah Clarisa. Seketika Clarisa yang tengah bersitatap dengan Mac pun tergeragap. Clarisa segera mengalihkan tatapannya pada pelayan wanita yang berdiri di hadapannya. "I-iya!" jawab Clarisa terbata, sebisa mungkin ia menahan genangan yang berjejalan di pelupuk matanya. Hatinya terasa diremas sangat kuat. "Silakan Nona letakkan saja bucket bunga itu di sana!" titah pelayanan wanita yang mengarahkan jari telunjuknya pada sebuah meja bundar yang ada di sudut ruangan. "Ba-baik!" Cl

