Boleh, Kan?

1374 Words

Arsen memarkirkan motornya, lalu segera berjalan menuju pintu masuk kafe, ia mengedarkan pandangannya, mencari keberadaan Ale. Tak lama, ia kemudian menemukan sosok yang dicarinya, seperdetik kemudian ia mendengus saat melihat sosok lain disamping gadisnya. Ya laki laki itu. Laki laki yang sangat ingin Arsen jauhkan dari Ale saat ini juga. Arsen kemudian berjalan cepat kearah meja Ale yang ternyata disana juga sudah ada Abby. "Ishh najis banget gue mah, harusnya kalo si itu mau kan-" "Ale," Ucapan Abby terpotong, saat Arsen memanggil nama Ale. Ale menatap Arsen, ia tersenyum. "Sini duduk", ajaknya sambil menepuk samping kiri kursinya yang kosong. Sedangkan disamping kanannya ada Rizal. Arsen mengangguk namun menatap menatap kearah Rizal, Rizal nampak tersenyum pada Arsen. "Adek ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD