Apa ini?

1602 Words

"Siap?" "Siap!" Arsen tersenyum melihat keantusiasan Ale, ia menggandeng tangan Ale kemudian segera berjalan. "Gak usah jauh jauh ya? 2 jam lagi kan kita pulang," Ale mengangguk, "Iya, lagi pula aku cuma pengen liat pemandangan dari hutan aja kok." Arsen mengacak rambut Ale gemas, lalu mereka kembali fokus menuju ke hutan. "Kalau kita jalan terus ke sebelah sana, disana ada bunga pembohong, tapi cantik banget." "Oh ya?" "Iya, tapi lihat bunga itu ngga boleh di petik." Kenapa? "Kita ngga tahu bunga itu racun apa engga, Ale. Makanya penduduk lokal ngga ngebolehin orang yang buat petik bunga itu." Ale mengangguk paham, referensi arsen sangat tahu mengenai seluk beluk hutan ini. "Jadi sekarang, Arsen mau ajak Ale kemana?" Tanya Ale antusias. Arsen menyunggingkan senyumannya, "Kita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD