Ale mengerjapkan cahaya berkali kali untuk menyesuaikan lampu. Saat sudah terbuka dengan sempurna, ia menoleh ke sekitar. "Pasti Arsen," pelan gumamnya. Ale menguap sekali lalu menyibak selimut yang entah kapan membungkus tubuh mungilnnya. Ia bangkit, lalu berjalan pelan kearah pintu kala mendengar suara riuh tawa dan dentingan sendok dan piring yang beradu. Ale terdiam, sepertinya teman sedang makan malam. Ale segera menyambar handuk yang ada, mengambil baju yang akan ia pakai malam ini dan segera masuk ke kamar mandi. Setelah siap, Ale segera mengikat rambutnya lalu turun ke bawah. Semuanya sudah berkumpul ternyata. Reynand, Darren dan Abby duduk sejajar, Keyla, Rizal duduk diujung dan Arsen dengan ... Azza. ...... "Aku ngga akan deket deket Azza. Janji." .... Ale tersenyum miring.

