Cobaan Sebelum Menikah #1

1446 Words

“F—farhan.” “Sayang, galaknya,” ujarnya seraya menahan sakit. Sekarang giliran aku yang merasa bersalah. “Farhan?! Astaga, aku nggak tahu kalau itu kamu!” Aku tergagap, tiba-tiba merasa sangat bodoh karena reaksi berlebihan tadi. “Farhan lagi … Farhan lagi …,” rajuknya. “Maaf, Sayang. Aku kira siapa, ‘kan bahaya kalau ada cowok lain yang tiba-tiba peluk aku kayak gitu,” terangku. “Benar juga.” Farhan tertawa kecil, mengusap kepalaku dengan lembut. “Nggak apa-apa, kok. Aku yang salah, tiba-tiba muncul tanpa bilang-bilang. Aku yang kegirangan bertemu kamu.” Rasa malu dan hangat bercampur menjadi satu dalam diriku. Tadi aku marah, tapi sekarang aku hanya bisa tersenyum, meski masih merasa sedikit canggung. “Sebentar, ini benar kamu?” tanyaku meski terlambat, membuat Farhan terkekeh. Fa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD