# Tsabina Pov. Aku tengah membantu Jeni untuk mempersiapkan buka puasa. Aku menata semua makanan bukaan di atas meja makan. Tak lama kemudian, ku dengar suara bel pintu rumah, Jeni hendak melangkah pergi membuka pintu, namun aku mencegahnya. “Biar aku saja, Jen,” kataku. Aku melangkah membuka pintu dan melihat Kaila dan Gani berdiri didepan pintu. Aku tersenyum dan memeluk Kaila. “Ayo masuk,” ajakku. Aku tak tahu kalau Kaila dan Gani akan datang, karena keduanya begitu sibuk pulang balik ke luar negeri. Keduanya masuk, aku langsung mempersilahkan mereka duduk di ruang tengah. “Kalian sudah tiba dari Jerman?” tanyaku duduk dihadapan keduanya. “Iya. Kami sudah tiba,” jawab Kaila. “Pak Ares mana, Bina? Eh maksudnya … Ares?” tanya Gani. “Kamu tidak usah menyembunyikannya lagi, aku su

