Extra Part 8

1070 Words

Tsabina mendesah napas halus ketika akhirnya Karissa pulang, Karissa benar-benar memacu adrenalinnya, jika bukan karena anak-anak ia sudah lama menentang Karissa dan membalas perkataan Karissa, hanya saja Tsabina masih menghargai anak-anak dan perasaan mereka, bagaimanapun juga Karissa tetap Ibu kandung mereka. Tsabina tidak pernah sekali pun untuk menghasut anak-anak agar tetap di sini, ia malah selalu menyuruh anak-anak untuk mengingat ibu mereka, tapi Karissa datang seolah-olah ia adalah penculik anak. Tsabina tak terima, tapi ia memilih diam dan tidak mengatakan apa pun. Tsabina berusaha menenangkan jiwanya, karena ia tidak mau jika mentalnya rusak hanya karena Karissa. “Sayang, kamu tidak apa-apa, ‘kan?” tanya Antares. “Iya mas, aku tidak apa-apa,” jawab Tsabina. “Anak-anak, kalia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD