Karissa masuk ke rumah Tristan, tanpa permisi. Ia langsung masuk saja, ia terus memanggil kedua anaknya, tanpa berpikir panjang, karena ia malas untuk memanggil keduanya dengan cara baik-baik. Tsabina turun dari lantai atas dan melihat Karissa berdiri didepannya seraya bersedekap. “Ada apa, ya?” tanya Tsabina. “Kamu tanya ada apa?” “Memangnya ada apa?” Tak lama kemudian, anak-anak ikut turun, begitupun dengan Antares yang mendengar dengan jelas panggilan Karissa yang kasar itu. “Ada apa ini?” tanya Antares menatap Karissa yang saat ini menatapnya kesal. “Aku kemari mau jemput anak-anak,” kata Karissa. “Apa begini caramu jemput anak-anak?” Antares menggeleng tak percaya. “Sopanlah.” “Buat apa aku sopan, kenapa aku harus sopan? Pada siapa? Sudahlah. Aku kemari mau menjemput anak-ana

