bc

istriku tiba tiba cantik sekali

book_age18+
15
FOLLOW
1K
READ
heir/heiress
love at the first sight
like
intro-logo
Blurb

Istriku tiba-tiba CantikIkhtisarWanita TangguhSelingkuhRomansa"Dalam waktu 3 bulan, aku akan berubah menjadi cantik dan lebih seksi dari selingkuhanmu. Mas.. tunggu aku..Tunggu pembalasanku atas pengkhianatan mu.""Bagaimana mungkin??" Rangga tersenyum meremehkan, menatap Airin dari atas sampai ke bawah yang terlihat seperti karung beras.

chap-preview
Free preview
istri yang mirip karung beras
Istri yang mirip karung beras "Apa kurangku??" tanya Airin saat dia memergoki Rangga suaminya tengah berciuman panas di sebuat cafe yang telah di dekorasi untuk acara ulang tahun Rangga. Rangga diam. Wanita cantik yang saat ini bersamanya pun hanya diam, dan menatap Airin yang saat ini juga menatap suami dan selingkuhannya dengan air mata yang sudah mulai menggenang di pelupuk matanya. "Aku dan Bunga menantimu di rumah untuk merayakan hari ulang tahunmu bersama. Aku menyiapkan segalanya dari pagi hingga malam, hanya untuk kamu Mas. Tapi kamu justru di sini bersama ..." Airin tak mampu berkata-kata lagi. Air mata yang sejak tadi ia talhan pun akhirnya longsor membasahi pipinya. "Apa kesetiaanku selama lima tahun ini kurang?? Apa aku kurang mengurusmu di rumah??" "Aku bahkan tidak tidur sebelum kamu pulang kerja Mas. Aku akan terus terjaga sampai kamu berada di rumah. Aku tidak pernah menelantarkan kamu dan putri kita. Jadi dimana kurangku sebagai seorang istri!" teriak Airin. Dadanya sesak, hatinya sakit. "Kamu tidak bisa memanjakan mata suamimu saat Suamimu pulang kerja. Jadi jangan salahkan jika suamimu melirik wanita seksi di luar rUmah. Kamu terus menunjukkan semua kelebihanmu, pandai memasak, mengurus anak, mengurus suami, menyiapkan segalanya buat suami, tapi semua itu percuma saja kalau penampilanmu seperti karung beras!!!" Wanita yang bernama Raisa itu maju "Lihatlah penampilanmu dari atas sampai bawah, memang ada yang bisa bikin suami tertarik untuk betah di rumah?" Raisa menyeret Airin menghadap sebuah kaca besar yang ada di Cafe tersebut, dan Airin pun menatap dirinya di pantulan kaca itu, berdampingan dengan Raisa, yang tubuhnya terlihat begitu ramping dan seksi. Seketika Airin menatap Rangga dengan mata yang basah. "Apa benar kamu terganggu dengan penampilanku Mas?? Apa karena aku gendut, makanya selama ini kamu udah nggak pernah lagi mengajakku untuk keluar walau hanya sekedar makan malam??" tanya Airin dengan raut wajah berharap jika Rangga tidak akan mengiyakan pertanyaannya. "Jawab Mas!! Kenapa malah diam saja??" Bentak Airin. "Iya!!" "Aku muak dengan penampilanmu!! Aku manusia biasa yang selalu ingin saat aku pulang bekerja, istriku bisa memuaskan mataku dengan penampilannya. Harusnya kamu instrospeksi diri, kenapa aku berbuat seperti ini. Lihatlah Raisa, dia begitu cantik, tubuhnya terawat, wajahnya terawat. Padahal anaknya sudah dua, tapi dia pandai merawat tubuh dan wajahnya. Dan lihat dirimu, anak baru satu, tapi tubuhmu sudah melar seperti karet. Jadi jangan salahkan aku jika mataku puas saat melihatnya," jawab Rangga. Hancur sudah hati Airin saat mendengar ucapan Rangga, suami yang sangat di cintainya selama ini. Jika orang lain yang mengatakan tentang kekurangannya, mungkin tapi saat suaminya sendiri yang mengatakannya, hatinya luluh lantak tak tersisa. "Aku baru tahu kalau kamu mempermasalahkan penampilanku. Aku kira Mas beda dari orang lain yang tidak akan memandang kekurangan fisik istrinya," isak Airin. "Pulanglah, kita akan selesaikan semuanya di rumah," ucap Rangga. Tanpa banyak kata Airin pun meninggalkan cafe tersebut dan keluar dari sana. Airin memasuki mobil yang terparkir di depan cafe tersebut sambil berucap. "Jalan kenanga, rumah nomor delapan belas ya Pak," ucap Airin dengan isaknya yang tak bisa di hentikan. Berkali-kali ia mengusap air matanya yang terus turun tanpa henti. Mengingat semua kejadian akhir-akhir ini yang terus mengarah ke perselingkuhan suaminya, tapi ia terus menepis semua itu dan selalu berpositif thingking. Bahkan sahabatnya yang satu kantor dengan suaminya kerap kali mengingatkannya kalau Suaminya ada <1StI yang mirIp Karung beras main dengan wanita lain, tapi Airin tidak mempercayainya, dengan alasa kepercayaan harus ia junjung tinggi terhadap suaminya. Dan malam ini ia merasa menjadi wanita paling bodoh di dunia karena mempercayai jika suaminya tidak akan pernah selingkuh. Karena nyatanya suaminya memang berselingkuh dengan sekertarisnya di kantor. "Pak dia..." "Jalan saja." "Baik Pak." Karena kesedihan yang teramat sangat, <1SI yang mirIp Karung beras Airin bahkan tidak tahu jika ia salah menaiki mobil seseorang. Airin fikir itu adalah taksi yang sedang mangkal ternyata bukan. Baru setengah perjalanan mobil pun berhenti tiba-tiba. "Berhenti!!" ucap seseorang yang ada di samping supir. "Nona turunlah, telingaku muak mendengar tangisanmu yang tidak bermutu itu!!!" Airin yang kaget karena mobil yang tiba-tiba berhenti hanya menganga mendengar suara bariton yang Karena Airin tak juga turun, pria itu turun dari mobilnya dan membuka pintu belakang, lalu menarik Airin untuk turun dari sana. "Awalnya aku akan mengantarmu tapi karena kamu sangat berisik sepanjang jalan, aku terpaksa menurunkanmu di sini." Airin hanya diam. "Wanita memang hanya menyusahkan!! cepat jalan!!" "Baik Pak." <1SI yang mirIp Karung beras Mobil itu pun berlalu dari hadapan Airin, dan tinggallah Airin yang kini berjalan sendiri dengan ingatan yang kembali saat ia mnelihat suaminya berciuman dengan begitu mesra bersama wanita lain. Airin bahkan lupa kapan terakhir kali suaminya itu menciumnya. Airin baru sadar atas semua penolakan suaminya akhir-akhir ini. Ternyata bukan karena lelah, tapi karenan Rangga mungkin muak dengan tubuhnya yang sudah tak lagi menarik seperti dulu. Beberapa saat kemudian Airin pun sampai di rumahnya, belum ada tanda-tanda jika suaminya sudah pulang, sedangkan putrinya ia titipkan di rumah Ibunya saat ia pergi menemui suaminya di cafe. Airin masuk ke dalam kamar lalu berdiri di depan cermin besar meja riasnya. Mengamati tubuh dan juga wajahnya yang belakangan memang jarang sekali ia perhatikan karena terlalu sibuk mengurus rumah dan juga putrinya yang lumayan rewel. Airin tidak punya waktu untuk olah raga atau berdandan selama ini, karena baginya kebutuhan anak dan suaminya <1StI yang mirIp Karung beras nomor satu. Airin setiap harinya di sibukkan dengan pekerjaan rumah tangga yang tidak ada habisnya sehingga ia lupa akan mengurus dirinya sendiri. Tak lama pintu kamar terbuka dan Rangga pun masuk tanpa berkata apa pun. la langsung mengambil handuk dan segera masuk ke dalam kamar mandi. Setelah Rangga selesai mandi, Airin masih berdiri di depan cermin sembari memperhatikan suaminya dari pantulan cermin. "Kalau aku berubah jadi cantik dan seksi, apa kamu akan kembali mencintaiku??" tanya Airin dan sukses menghentikan langkah Rangga yang hendak tidur di luar. "Nggak usah ngaco," jawab Rangga. "Dalam waktu tiga bulan aku akan berubah menjadi cantik dan lebih seksi dari selingkuhanmu," ucap Airin dengan penuh keyakinan. "Bagaimana mungkin?? Itu adalah hal yang mustahil." Rangga tersenyum meremehkan, lalu menatap Airin dari atas sampai bawah yang terlihat "Bisakah bersabar sebentar saja? Aku berjanji akan berubah dalam tiga bulan dan membuatmu kembali mencintaiku seperti dulu. Tapi kumohon sebelum itu, jangan melakukan hal terlalu jauh dengan wanita itu. Jangan melakukan hal yang melampaui batas, karena hanya aku yang halal untukmu." Rangga menghembuskan nafas panjang dan tetap keluar dari kamarnya dan Airin. "Tunggu saja, dalam waktu tiga bulan aku akan tampil lebih cantik dari wanita itu."

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.9K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.6K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
61.8K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook