39. —Red Carpet

1450 Words

“Pasti adaaa aja luka kalau Mas Brama udah kerja keluar. Padahal Mas Brama juga jago berantem.” Zana masih memerhatikan Bi Anti yang bercerita. “Kenapa bisa luka cuma karena kerja di lapangan, Bi? Kerjanya apa sih?” “Bi Anti gak tau, Non,” lagi-lagi wanita itu menutup ceritanya dengan tidak tahu. Bibir Zana mengerucut dengan jawaban Bi Anti, ia kembali menyimpan sendok di samping mangkuknya. “Karena Brama mafia jadi jago berantem ya, Bi?” tanyanya. “Jangankan bela diri doang, Non. Mas Brama itu juga udah di tingkatan sabuk hitam, bisa nembak, jago panahan, waktu kecil juga bisa silat, naik kuda juga jago.” Zana mengerjap, “Gimana caranya bisa jago banyak gitu?” Bi Anti tersenyum. Senyum kecil yang penuh kebanggan, tapi juga penuh prihatin. “Karena Tuan yang bikin Mas Brama supaya bis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD