“Boleh kan kalau tante minta kamu untuk melindungi Zana?” Sudah lama Ayu memendam ingin mengatakan ini. Sebagai seorang yang tidak bisa menunda sesuatu yang akan membuatnya kepikiran terus, Ayu sebenarya sudah ingin bicara saat terakhir bertemu di rumah ini. Tapi waktunya tidak tepat. Itu sebabnya ia mengundang Brama dan Zana untuk datang. Brama bisa tahu ini mengarah kemana. Kasus Braja dengan Zana di belakang mereka memang tidak bisa diabaikan begitu saja. Aneh memang jika dipikirkan oleh orang lain yang tidak tahu menahu tentang keluarga mereka. Jahat juga bila ditarik garis lurus dari kejadian yang lalu. Tentu saja Brama juga bisa mengerti apa yang Ayu maksud dengan melindungi Zana. “Tante tau kamu pasti ngerti apa maksud tante, kan?” Brama mengangguk. “Tante tidak bisa bohong,

